Sabtu, 25 Juli 2015

Inilah Generasi Kami

Berdasar penelitian beberapa psikolog GENERASI BAHAGIA dari Kampus Universitas Sumatera Utara, generasi kelahiran antara 1970-1990an.(#Ya Itulah Generasi Kami.!!).


Kami adalah generasi terakhir yang masih bermain di halaman rumah yang luas. Kami berlari dan bersembunyi,penuh canda-tawa dan ikatan persahabatan kami sangat kuat. Main Petak Umpet,Engklek,Gunduh,gobag sodor,main Tazos,Manjat pohon,Mandi di Empang tanpa takut telanjang, Lompat tali, Masak-masakan,Buat perkemahan diakhir pekan,main jamur2an,putri putri Melati,kadang juga nguras empang untuk mencari ikan.Ya itu semua tanpa peringatan dari Bapak/Ibu kami,ya kalaupun diperingatin paling cuma disuruh beli Belacan di warung.(#Belacan=Terasi).

Kami juga bisa memanfaatkan gelang karet menjadi permainan, kulit jeruk di modif jadi mobil2an,bungkus permen di jadiin uang mainan, batre bekas dikumpulin jadi koleksi,Patok Lele,dan balap2an sepeda di gang sempit adalah permainan extreme kami.Generasi kamilah yang setiap kali melihat pesawat terbang langsung teriak minta uang.(#Hahaha)
Kami-lah generasi yang ngantri di wartel dari jam 5 pagi, berkirim surat dan menanti surat balasan dengan penuh rasa rindu. Tiap sore kami menunggu cerita radio Brama Kumbara,Mak Lampir,Dan Kami berkirim salam lewat penyiar radio melalui surat.

Kami juga generasi yang SD nya merasakan papan tulis berwarna hitam, masih pakai pensil dan rautan yang ada kaca di salah satu sisinya. Kamilah generasi yang SMP dan SMA nya masih pakai papan tulis hitam dan kapur putih. Generasi kami yang meja sekolahnya penuh dengan coretan kejujuran melalui tulisan Tipe-X putih, generasi yang sering mencuri pandang teman sekolah yang kita taksir, kirim salam buat dia lewat temannya dan menyelipkan surat cinta di laci mejanya melalui Diary.

Pacman emoticon Kami adalah generasi yang merasakan awal mula teknologi gadget komunikasi seperti pager, Komputer Pentium jangkrik 486 dan betapa canggihnya Pentium 1 yang berkecepatan 66Mhz. Kami generasi yang sangat bangga kalau memegang Disket kapasitas 1.44Mb dan paham sedikit perintah Dos dengan mengetik copy, del, md, dir/w/p.

Generasi bahagia kami-lah yang pertama mengenal Nintendo spica, Game wot yang belum berwarna. Generasi kamilah yang merekam lagu dari siaran radio ke pita kaset tape, yang menulis lirik dengan cara play-pause-rewind, dan memanfaatkan pensil untuk menggulung pita kaset yang macet, kirim kirim salam sama temen2 lewat siaran radio saling sindir dan bla bla bla, generasi penikmat awal Walkman dan mengenal apa itu Laserdisc, VHS. Kamilah generasi layar tancap Misbar yang merupakan cikal bakal hadirnya bioskop Twenty One yang sekarang.

Kami tumbuh diantara para legenda cinta seperti Kla Project,Dewa 19,Padi,Voodo,DOT,Tatoo,Westlife,BackstreetBoy,dan kami masih tak malu menyanyikan lagu Sheila on 7 yang judulnya JAP, dan selalu tanpa sadar ikut bersenandung ketika mendengar lagu: mungkin aku bukan pujangga miliknya Base Jam,yang pandai merangkai kata.

Kami generasi bersepatu Warior dan rela nyeker berangkat sekolah tanpa sepatu kalau sedang hujan. Cupu tapi sedikit berkesan.

Kami adalah generasi yang bebas,ya bebas bermotor tanpa helm, yang punya sepeda, sepedanya disewain 100 rupiah /jam,bebas dari sakit leher karena kebanyakan melihat ponsel Android, bebas manjat tembok pagar tetangga tanpa harus diteriakin maling, bebas mandi di sungai,dll, bebas manggil teman sekolah dengan nama bapaknya.Ya setidaknya Bebas-lah dari tanggung jawab.

Dan dulu generasi kami itu Sebagai anak bangsa Indonesia, Kami hafal Pancasila, Nyanyi-in Indonesia Raya, maju tak gentar, Teks proklamasi, Sumpah Pemuda, Nama nama para Menteri kabinet pembangunan IV dan Dasadharma Pramuka ,juga Nama nama seluruh provinsi di Indonesia.

Tapi Kini disaat kalian sedang sibuk2nya belajar dengan kurikulum Kalian yang rumit,dan bikin pusing, kami asik2an mengatur waktu untuk selalu bisa ngumpul reunian dengan generasi kami.

Betapa bahagianya generasi kami...maaf adik2... 
Kalian belajar yang keras ya untuk mendapatkan kebahagian cara kalian sendiri... 

Salam sayang selalu dari kami.

TTD
#Ide Konyol (Samir Essahbi)